Agar tidak hilang begitu saja, maka ikatlah ilmu itu dengan cara menuliskannya.

 

 


 
Home | Produk | Alamat Kontak | Management | Bisnis Link | Artikel Teknik


Software Traffic

Disebut Traffic karena software ini memang berfungsi untuk mengatur lalu lintas materi siaran. Maksudnya, kapan materi-materi siaran yang berisi: program, iklan dan promo itu harus ditayangkan. Termasuk juga secondary event. Yang dimaksud Promo adalah materi siaran yang berisi promosi tentang program-program stasiun TV itu sendiri, sedangkan secondary event adalah iklan (atau promo) dalam bentuk: running text, graphic atau animasi yang muncul pada saat program sedang ditayangkan. Dengan adanya fasilitas secondary event ini maka iklan atau promo tidak hanya bisa ditayangkan dalam bentuk video, tetapi juga bisa ditayangkan dalam bentuk running text, graphic atau aminasi. Fasilitas seccondary event ada di dalam On-Air Automation.

Pada dasarnya jasa yang diperdagangkan oleh stasiun TV adalah slot waktu dalam sebuah tayangan program. Istilah populer slot waktu untuk iklan ini adalah spot. Satu spot sama dengan 30 detik. Dalam satu jam siaran rata-rata terdapat 24 spot. Jadi 24 spot dalam satu jam siaran inilah jasa yang dijajakan oleh pengelola stasiun TV kepada para calon pemasang iklan. Dan yang bertugas menjajakan spot ini adalah Departement Sales dan Marketing, sedangkan Departement Programing yang menyusun program berdasarkan hasil survey tentang karakter, profil dan demografi para pemirsanya.

Rencana program yang akan disiarkan (baik rencana harian, mingguan bahkan bulanan) disusun oleh Team Programming dalam bentuk tabel berdasarkan urutan waktu tayang. Proses ini kemudian disebut dengan shceduling. Lalu pada masing-masing program itu diberi label. Misalnya jenis program (genre), target market (kelas A, B atau C), harga spot (rate card) dan program reguler atau non-reguler. Jika program reguler berarti keterangan tentang rating juga sudah bisa dimasukkan ke dalamnya.

Selanjutnya Team Sales menjajakan slot-slot iklan itu kepada para calon pemasang iklan. Salah satu caranya adalah dengan mengajukan proposal. Setelah disetujui, kemudian formulir pemesanan (sales order) diisi, dilanjutkan dengan pembuatan kontrak pembelian (sales contract). Nanti bila iklan yang dipesan sudah ditayangkan, tagihan (billing) bisa dicetak dan dikirim ke pemasang iklan. Slot yang masih kosong (tidak terjual) biasanya diisi dengan Promo atau Filler (pengisi slot kosong), dan bila semua slot sudah terisi lengkap maka Schedule itu kemudian dikirim ke On-Air Automation dalam bentuk Traffic File (perhatikan gambar 1).

Gambar 1: Diagram mekanisme kerja Traffic.
Format data yang digunakan untuk Traffic File dan As Run Log umumnya adalah .xml

Tapi sebelum itu harus dibuat dulu sistem penomoran file atau sering disebut dengan pembuatan house number, dimana house number akan berfungsi sebagai satu-satunya identitas resmi dan unik dari setiap file. Sebab hanya nama file dalam bentuk house number inilah yang bisa dibaca / dimengerti oleh komputer. Di belakang house number, barulah diberi keterangan yang mudah dibaca / dimengerti oleh manusia. Sebagai contoh misalnya:

PGM123456787 Smallville Season 4 Episode 3 Segmen 1
PGM123456788 Smallville Season 4 Episode 3 Segmen 2
PGM123456789 Smallville Season 4 Episode 3 Segmen 3
COM123456771 Iklan Shampo versi 1
COM123456772 Iklan Rokok versi 2
COM123456773 Iklan Mobil versi 3
PRO123456741 Promo Smallville versi 1.2.1
PRO123456751 Promo Program Berita Sore versi 2.0
PRO123456761 Promo Program Kuliner versi 3.0

Software Traffic sudah dirancang sedemikain rupa sehingga mampu membangkitkan house number. Berdasarkan house number inilah Team Programming menyusun schedule. Lalu berdasarkan schedule ini Team Library mengganti nama-nama file video (yang tersimpan di Library atau di Central Storage) dengan house number agar bisa dibaca oleh komputer. Pemberian nama house number ini umumnya dilakukan secara manual. Selanjutnya File video yang sudah memiliki house number dan sudah siap tayang dikirim ke On-Air Video Storage. Dengan demikian perintah dari On-Air Automation kepada Play Out Server untuk memutar file-file tersebut sesuai dengan schedule yang tertera dalam Traffic File dapat dilaksanakan dengan tepat.

Selang satu hari kemudian On-Air Automation akan mengirim balik data-data hasil penayangan selama satu hari penuh dalam bentuk As Run Log File. Kedua file yang dikirim dan diterima oleh Traffic ini kemudian saling dicocokan di dalam satu folder khusus. Terkadang ada ketidak-sesuaian antara Traffic File dengan As Run Log File. Misalnya ada sisipan iklan yang ditambahkan (MCR added). Atau karena alasan tertentu sebuah iklan tidak bisa ditayangkan (technical miss). Atau iklan itu bisa saja dipindahkan ke hari berikutnya di slot yang sama atau di slot yang berbeda (pre-empted). Maka dengan sendirinya billing akan berubah. Namun penambahan, pengurangan atau pemindahan iklan itu semua tergantung dari kesepakatan.

Gambar 2: Illustrasi lalu lintas data dalam software Traffic

Itulah secara garis besar mekanisme kerja Traffic terkait dengan On-Air dan penjualan iklan di sebuah stasiun TV. Gambar 2 memperlihatkan illustrasi dari sebuah lalu lintas data dalam software Traffic, sedangkan gambar 3 memperlihatkan contoh implementasi dari hardwarenya. Software Traffic umumnya dibuat dalam bentuk modul-modul, dimana setiap modul dibuat dengan tujuan dan manfaat berbeda-beda. Modul-modul ini bisa dibeli secara terpisah sesuai kebutuhan. Beberapa contoh modul yang ada di dalam software ini diantaranya adalah:

Modul Sales, umumnya berisi:
> Proposal atau formulir pengajuan pemasangan iklan
> Sales Order
> Sales Contract
> Invoice / Billing
> Pre-empted
> Integrasi dengan modul scheduling

Modul Scheduling, misalnya berisi:
> Form Schedule (single channel atau multi channel)
> Pengecekan waktu terhadap referensi standar waktu
> Logo otomatis turun saat penayangan iklan
> Fasilitas drag & drop untuk pemindahan urutan program
> Template untuk slot iklan
> Integrasi dengan modul sales

Modul Perencanaan Program, misalnya berisi:
> Waktu on-air /hari, tanggal dan jam siaran
> Struktur slot iklan
> Harga iklan (rate card)
> Program siaran langsung (live)
> Status hak cipta program
> Program-program unggulan
> Integrasi dengan modul scheduling

Ada juga modul-mudul pendukung lain yang sering kali juga dibutuhkan, misalnya:
> Modul management content / library
> Modul management hak cipta
> Modul management promo & filler
> Modul sales & revenue analysis
> Modul pertumbuah bisnis
> Modul-modul lainnya.

Produsen software traffic dan broadcast management yang cukup populer diantaranya adalah:
     1. Gen21 => www.gen21-bms.com
     2. Broadcast Traffic System => www.bts.tv
     3. MSAFocus => www.msafocus.com
     4. Video Stream Network => www.vsn-tv.com
     5. Pilat Media => www.pilatmedia.com

Gambar 3: Contoh implementasi sistem lalu-lintas materi siaran (Traffic)

Artikel terkait: On Air Automation, Centralized Editing, Cara Karja Stasiun TV atau kembali ke Artikel

Ditulis oleh Dwi Ananto Widjojo @ PT. Dua Wijaya Teleinformatika © Juni 2012